BARANGKALI AKU SUDAH BOSAN
Kerna janji sering menunda arus
aku lebih enak di pantai ini
melihat awan melepas sayap camar
atau deburan ombak
menyerah harum pada mentari.
Antara mereka yang menanti
aku lebih senang
menyaksi perahu petang
pulang ke pantai
dan senja malarikan igau
ke lain pengkalan
tanpa harap.
Barangkali menyusur begini
lebih waras
dari membingit ingat
kerna hidup diwarkahkan
menyusun tenang
disebalik cakar dan igau.
Kalau puisiku
nantinya kehilangan kata
barangkali aku sudah bosan
memintal salam antara kita
sedang sesudahnya hanya kacau
antara lapisan ombak.
Sentuhan rasa,
Sayuti
No comments:
Post a Comment