Aku cuma dapat membayangkan
gadis itu pergi
sendiri menempuh perjalanan panjang
ke halaman kelam
Hari yang baik
tahu membahagiakan
diapun tak pernah berduka
ada gembira, pasti ada nestapa.
Surat-suratku....
siapakah yang membacanya?
Khabar telah lama kehilangan kata
sehingga pada suatu malam bening
gadis itu muncul tiba-tiba.
Dan aku berkata
mari raikan kesetiaan hati
menjaga kembang.
Bukankah cinta itu
adalah kesungguhan ingin
yang memelihara.....


No comments:
Post a Comment