kucanai malam menjadi ranjang
kugantung bintang-bintang
terikat mimpi menjadi dewi muda seseorang
kupintal langit menjadi hamparan
kujahit bulan menggulung awan.
Ros,
tersimpul mimpi menjadi maharani seseorang
bawalah daku sepantun laut
bawalah daku sesajak pantai
kualur sungai mengipas gelombang.
Ros,
lamar ku gunung-ganang bantalku
pinang ku sawah ladang selimutku
dan malam itu bermimpi beradu bersamamu.
Malam menjadi ranjang
siang menjadi hantaran
ku petik sehelai rambutmu
lalu ku lukis sebuah percintaan pada Tuhan
usia kita lima belas tahun ke hadapan.
Ros,
kita lahir kasih sayang
dalam gumpalan awan
yang ku jahit layarnya.
Perkesahan tebaran percintaan.


No comments:
Post a Comment